Selangkah
lagi, rindumu kugapai. Terpajang di dinding itu lengkap dengan bingkainya.
Mengutip
satu namamu di antara keluh kesah dan sesat rindu yang tertahan.
Mungkin,
nanti. Bisikmu merambah sepi. Dalam mimpi, tak apa.
Bersemi
tuas, harapku. Menaungi bunga tidur, wajahmu.
Memiliki,
tapi tak benar-benar bersama. Karena sekian sentimeter jarak itu belum
menyatukan kau dan aku.
Menangislah,
Sayang. Rasakan pedihmu sebagai bahagia terdalam. Dan tersenyumlah! Hidupkan
tawa dalam sedihmu. Keterpisahan itu menyakitkan. Tapi, kita masih punya waktu
untuk cipatakan keajaiban. Percayalah!
Bersyukurlah
bisa menangis. Setidaknya kita tahu, kesedihan itu seperti apa rasanya. Rasakan
saja, airmata yang tumpah itu obat luka.
♥♥♥
Dua Puluh Dua Januari
Dear you,
Di Sini Aku mendekapmu
Lautan
penderitaan tak bertepi, saat tolehkan kepala di sana ada daratan membentang.
Hanya setitik tanda yang mengunci mataku dan itu, kamu.
Inilah
liang rasaku. Penuh berisi tentangmu. Tengoklah sejenak; betapa dadaku sendat
memikirkanmu.
“Seikat
masa di tidurmu, semoga aku muara tawa dan tangismu.
Karena
malam untuk dipeluk, biarpun senyap sunyi tanpa rengkuh ragamu. Meleburlah di
semesta tepekurku, di sini aku mendekapmu. Sungguh!”
Sampai pada
satu titik keyakinan, aku
akan katakan:
jarak bukanlah batas, dan kita tetap bersama. Tunggu saja!
Dan suaramu
adalah barisan pertama yang ingin kudengar kala aku terbangun esok pagi.
Temanilah aku! Khusyuk kesendirian ini telah menusukkan rindu di dadaku.
Tancapkanlah berulang kali, aku menunggu tikamanmu.
Taraaaaa.....
Jumpaa lagi :D
Percaya gak kalau akhir-akhir ini aku sering sedih, bengong, menderita, dan.. emm.. sama nangis :'( ??
Aku waktu itu belum nyadar kalo sebenarnya semua masalah yang nyangkut di hidupku itu pasti ada jalan keluar buat nyelesainnya. Entah kenapa, hari ini aku browsing serta surfing-surfing dengan keyword "move on"
sekali lagi:
MOVE ON !!!
Oh my God.. Aku bener bener stress untuk ngelakuin yang sering temen-temen aku sebut itu, yap move on. GAK SEGAMPANG YANG LO SEMUA PADA PIKIR, GUYS! NGGAK MUDAH! Mereka bilang, "terbiasa karena biasa.. Maka dari itu kamu harus biasa dengan semua ini." T.T Jujur ya, aku ini kalau sama sahabat itu nurut, kalau kata orang banjar inggih pun.. Dan aku ngelakuin semua saran mereka. Alhasil? Tebak deh! Akhir-akhirnya yak sama, berujung dengan tangisan yang membabi buta -_____-
Sampai ketika aku menemukan page ini, aku merasa harus mengucapkan terima kasih sama yang nulis. Berkat tulisan ini, sedikit demi sedikit aku mulai bisa move dari segala keterpurukanku..
===========================================================================
Move on atau membiasakan diri pasca putus dari orang yang
kita sayang itu bener-bener butuh kesabaran yang ekstra. Kenapa demikian, yep! Kita
bener-bener ngebiasain diri yang dulunya kemana2 sama dia, ngapa2in sama dia,
mau apa ada dia, penyemangat dalam melakukan sesuatu, penghibur sejati saat
kita bener2 butuh orang yg ngertiin kita selain ortu.. banyak lha.. dan bener-
bener gak gampang bnget..:’)
Based on the true story yang tengah move on dari mantan.heheh... Banyak
hal ko yang dapat dilakukan dari yang namany move on dari
mantan.. kadang saya sampai heran, pasca putus dari mantan sampai ada
ya yang
melukai dirinya sendiri.. ada yang saking depress nya sampai minum
pembasmi
seranggalah, bunuh diri lah naudzubillahimindzalik pokoknya.. hey girls
open ur
eyes hah??? Ur world never die without him..
Bener lyric lagu dari Lussy
“ternyata tanpamu langit masi biru,
Ternyata tanpamu bungapun tak layu,
Ternyata dunia tak berhenti berputar walau kau bukan milik
ku…”
Dan emang ternyata bener kan, every things gonna be okay…
Pernah saya membaca twitter dari salah satu admin, dia
bilang yang intinya sebelum kita mencintai orang lain harusnya kita mencintai
diri kita terlebih dalu, dari situ kita bisa memakai logika dan akal sehat
untuk mencintai seseorang sehingga tidak akan merugikan diri sendiri. Yep,
absolutely. Logika nya ya secara kasaran mencintai dirinya sendiri aja belum
becus, ee pengennya mencintai orang lain yang belum kita pahami sepenuhnya dan
seenggaknya masi sangat2 baru! Jadi jangan salahkan orang itu apabila dia pergi,
wong diri kita sendiri belum tau apa yang sebenernya baik untuk kita. Dan ga
munafik juga kalo kita menginginkan seseatu yg baik-baik di dalam hidup kita.
Well belajar dari pengalaman pribadi yang harus move on dari
mantan selama kurang lebih 2 tahun lamanya emang bener2 ga gampang, tapi banyak
hal yg mungkin bisa dilakukan, (ini menurut saya pribadi):
1. Go somewhere
Tentunya bukan ditempat yg dulu sering
dikunjungi bersama. Kalo mengunjungi tempat2 yg bisa membangkitkan kenangan, ya
ngapain dilakukan toh ujung2nya bakal keinget juga. Dan intinya jangan
sendirian! Pertama bisa dan jelas galau mendadak ditempat itu dan kalo terjadi
apa2 sapa coba yg dimintai tolong. Ajak sahabat lah minimal. Dan tempat yg
bener2 saya recommend in ya toko buku atau DVD rent ! ngeliat jajaran buku dan
DVD yg ditata rapi dalam rak, bakal kalap seketika dan tentunya waktu ga akan
kebuang sia :)
2. Berenang
Yep! Salah satu hoby ini bisa banget2 cara
ampuh buat nglupain hal2 yang ga penting ! Karena saat kita merem dan membenamkan
badan masuk ke dalam kolam, coba rasakan saat air merendam kepala, kita akan
bener2 terasa ademmmm banget. Hal itu akan merelaksasikan semua pikiran2 penat
dan hati yg saat itu bener2 butuh ketenangan. Berenang sampai puas dan badan bener2 terasa
letih, setelah itu isi tubuh yg tengah habis karna berenang, dan alhasil akan
tidur dengan nyenyak dan keesokan paginya badan akan terasa fresh kembali ;)
3.Masak
Buat yang hoby sama masak, hal ini bisa
kita bangkitkan kembali, mencoba resep varian baru akan bener2 lupa seketika
sama hal yg terjadi kemarin. Apalagi masak2 bersama keluarga atau sahabat
terdekat hal ini akan bakal bisa menghapus segala kenangan bersama nya. :D
4.Simpan barang2 dari mantan
Masi belum bisa juga move on gara2 barang2
pemberian dia masi tersimpan rapi di kamar ataupun lemari?? Deuuuy.. ok
nagislah sejadi jadinya, tapi jangan pernah ratapi dia yang pergi meninggalkan
mu, tapi setelah dirasa kau cukup tegar untuk menghadapi kenyataan kembali,
usap air matamu, ambil lah kerdus yang supergede, masukkan semua pemberiannya
dalam kardus itu,.teruuuus bungkus yang cantik dan rapi. Dibuang??? Oh big NO
NO..jangaaan…ya karena mungkin suatu saat ada seseorang yg butuhin salh satu
barang dari pemberian mantan, kan sama aja kita beramal. Contoh nie, saat dulu
mantan kasi arloji ataupun jilbab, tiba2 sahabatmu atau orang disekitarmu yg
kebetulan kamu tau kalo kurang mampu pengen bnget arloji baru atau jilbab baru,
nah mungkin saja barang pemberian mantan itu dulu belum prnah dipakai karna
dulu kita ngerasa sayang untuk dpakai, sekaranglah \ saatnya, ikhlaskan barang
itu dipakai oranglain.. itung2 beramal bukan sie…jadi manfaat kan saja barang
yg ada buat bantu sesama :))
5.Tidur!
Hahaha ini bener2 cara super duper ampuh
buat namanya move on. yah emang sie ga tiap saat kita mulai inget dia
terus kita tidur setiap saat itu juga, tapiii yah namanya juga usaha kan, apa salahnya
dicoba??hehe toh dengan tidur kita bisa
mngistirahatkan badan yg sudah nangis Bombay karna mantan, badan capek, tidur
dee.. bangun2 badan bisa seger lagi \(^.^)/
6.Komunikasi dengan ALLOH
Jurus terampuh bagi yang ngerasa muslim,
ceritakan semua keluh kesah sama DIA, DIA penentu segalanya, DIA pengatur
segalanya, dan DIA pula yg berhak memporak porandakan segalanya. Tinggal menunggu
kita, apakah siap menerima segalanya..menangislah, ceritakan semuanya dengan
DIA yang menyayangi mu lebih dari orangtuamu sendiri. DIA yang mengerti kita,
lebih dari kita mengenali diri kita sendiri.
Sebenarnya banyak sie hal hal positive yang bisa kita ciptain sendiri dan dilakukan
untuk mnghapus kenangan bersama dia yang telah lama mengisi hari2 kita..
asalkan intinya jangan biarkan diri kita do nothing and alone itu aja sie. Toh kalaupun
bayangan dia masi saja terbesit dibenak kita, biarkan saja,, semua orang berhak
mengenang hal2 indah yang pernah kita alami walupun berujung pahit, asalkan
jangan terlalu berlarut, karna semua itu hanyalah kenangan dan tidak untuk
diulang kembali, hanya waktu yang akan sembuhkan segalanya so..let it be flow :)
=========================================================================
Berikut 10 lagu yang cocok didengarkan jika kalian lagi butuh asupan
kata-kata atau bahkan lantunan nada untuk move on apapun itu masalahnya.
Asher Book - Try
Salah satu lagu yang cocok untuk move karena liriknya berisikan seorang cowok yang pengen banget move on sama pedekateannya
Adele - Someone Like
Ini lagu bener-bener bikin galau move on. Coba kalian bayangin perjuangan mencari sosok seperti masa lalu kota
The Script - Long Gone And Moved On
Salah satu lagu galau dari sekian banyak lagu The Script yang galau.
Namun dibalik lagu yang galau, masih terselip kata-kata yang bikin kita
pantas untuk move on
David Archuleta - The Other Side Of Down
Dari judulnya sudah ketara bagaimana lagu ini bisa dikatakan bertema
move on. Lagunya enak buat joget dan pesan lagunya bisa untuk kamu-kamu
yang lagi down
Demi Lovato - Skyscraper
Lagu yang satu ini dalam sekali maknanya bagi seorang Demi Lovato.
Di lagu ini dia menceritakan semua usahanya untuk kembali pulih setelah
beberapa bulan mengalami depresi. Dia sudah move on
Marina And The Diamonds - I Am Not A Robot
Lagu move on selanjutnya yang kita anggap ini punya pesan lebih bagi
kamu-kamu yang merasa dikekang sama sesuatu. Setidaknya, janganlah
menjadi robot yang diatur-atur. Kita harus move on
Miley Cyrus - The Climb
Move on dan climb on every challenge jadi topik lagu ini.
Menyiratkan akan kita tidak hanya berputus asa, Miley juga mengajak
para pendengarnya untuk menghadapi semuanya dengan penuh kegigihan
Owl City - Saltwater Room
Dalam sebuah percintaan, terkadang kita butuh yang namanya move on
dalam bentuk komitmen. Dan lagu ini menjelaskan semua apa yang dimaksud
dengan move on yang berkomitmen
Ashley Tisdale - Suddenly
Ashley membawa kita kepada situasi dimana kita harus siap menghadapi
apapun itu di depan walaupun terjadi hanya dengan sebuah kedipan mata.
Move on kembali diserukan pada lagu ini
High School Musical 3 - Now Or Never
Sekarang atau tidak sama sekali. Itulah yang dikedepankan oleh lagu ini. Move on atau tidak sama sekali.
Itulah kesepuluh lagu-lagu bertemakan move on. Manakah favorite kalian?
Semoga bisa jadi referensi kalian untuk move on dari segala sesuatu menghalang di depan.
Awalnya aku emang udah lama mau posting ini cerpen, tapi yah aku harus bilang apa? Aku bukan tuhan yang bisa menepati janjiku dengan mudah :p [Aiih, sok banget gua]. So' jangan ngebahas sesuatu yg gk terlalu penting dulu deh--siapa juga yg mau bahas--soalnya aku mau nyeritain kenapa nih cerpen jadi kutulis..
Tau 'Falling In Love'? Pasti tau kan.. Pernah ngerasain? :D Pasti pada pernah ya..
Hah? Jangan bilang ke aku kalau kalian gk pernah jatuh cinta! *nutup muka pake tangan* Tragiss.. Ternyata bukan aku aja yang nggak pernah :p Sebenarnya, someone spesial telah nyangkut di hatiku kala itu, bikin aku adem ayem aja kalo liat dia :D [ Ayo bilang: ECIYEEE.. ] hehe *garukgarukkepala* Bakalan ketawa sendiri deh kalo ingat masa masa itu. Nah, entah kenapa, mungkin bawaan dr hati yang berkembang-kembang [bahasa nyasar] jadinya aku nulis ini. Jadi, bisa kusimpulkan isi cerpen ini hampir seratus persen kisah nyata. Terharu juga sih :') Ini kuselesain dalam satu malam loh [nikmat Allah yg mana lg dpt kudustakan: Allhamdulillah] dan aku berharap bakal ada koran lokal yang memuatnya. But, who am i? Lagi-lagi aku bukan tuhan yang bisa nepati janjiku dengan mudahnyaa [ <---alasantipis ] :p Aku males buat ngirim dengan prosedur pengiriman yang bikin otakku hampir hengkang dari tempatnya [hahahalaay:p], jadinya dengan ogah-ogahan akhirnya kukirim juga nih cerpen. Dan tau apa yang terjadi???? Aku lupa melampirkan scan rek bank! Oh my god! Muncul lah setan malasku, sampai sekarang ini cerpenku masih dalam status 'ditangguhkan' untuk kukirim:) 'Cause, kalau kupikir-pikir dan kubaca lagi berulang-ulang, ini cerpen kurang bagus. Makanya aku posting biar kalian baca karyaku yang kutulis ketika lagi jatuh cinta^^ dan harus aku katakan dengan sangat...
Aku butuh komennya guys..!!
[tanda seru tanda seru tanda seru]
♥♥♥
BILA
Oleh: Rahmada Devi
Seumur hidup, tak pernah ada satu orang pun yang memanggilku dengan
sebutan ‘Bila’. Biar kuingat lagi. Mungkin memang ada, tapi rasanya sudah
sangat lama. Hampir saja aku membuang nama itu. Terlalu menyakitkan untuk
mengingatnya kembali. Membayangkannya saja sudah bisa membuatku meneteskan
airmata.
Kata orang, sekarang mataku begitu jernih. Mungkin karena dulu aku sering
menangis. Jangan pernah menganggapku cengeng! Aku hanya tak ingin menahan
sesal. Merundung duka berlama-lama terlalu menyakitkan. Hanya dengan menangis
semua duka itu terbayarkan. Benarlah kata para pujangga, cinta itu buta.
“Jahatnya kamu, Nabil.” Wajahnya cemberut, seraya melirikku sejenak. Aku
tahu apa maksudnya.
“Kenapa?” Mataku masih lurus. Di
tempat seperti ini, terlalu sulit berbagi pandang dengannya.
“Karena kamu telah memenjarakanku di
hatimu.” Ia memaksaku untuk menatapnya, menyelam begitu dalam mata indah itu.
Sejenak aku tertawa, “Itu jahat ya?”
“Ish, itu jambu, Nab!” Lelaki
disampingku itu bergumam, kali ini wajahnya benar-benar cemberut.
“Jambu? Apaan? Janjimu busuk?” Aku
terkekeh, tak sanggup lagi menahan kelucuan yang terjadi saat itu. Lelaki di
sampingku hanya diam. Mungkin sedang memikirkan kata-kata yang baru meluncur
dari mulutnya.
Setelah aku menuntaskan tawaku,
barulah ia tertawa. “Jadi, jambu itu…” Ia buru-buru membekap mulutnya. Tubuhnya
sedikit terguncang menahan tawanya sendiri.
“Iya. Baru tau? Itu namanya bukan
jambu, tapi gombal.” Ia hanya mengangguk setelah kujelaskan.
Saku seragamku bergetar. Buru-buru
kuambil ponsel yang terselip di sana. Sebuah sms dari nomor tak dikenal. Pikiranku
langsung menuju pada kedua sahabatku, mereka memang sering berganti nomor
handphone tanpa sepengatahuanku.
Bila…
Singkat. Isi sms itu begitu mengejutkan.
Seperti ada sesuatu yang telah lama tersimpan namun baru saja dimuntahkan dari
otakku. Sejenak aku terdiam. Waktu seakan berhenti. Lalu, membiarkanku mengurai
kembali bergores-gores luka.
Langit mulai meneteskan hujan.
Mendesahkan angin lembut. Membuat jilbabku berkibar dalam suasananya. Biar
kuingat, ini bulan Januari. Walau musim tak pernah bisa tertebak, Januari masih
meninggalkan jejak itu. Jejak basah. Kala Januari menambatkan hujan di hatiku.
Katanya, “Walau hujan bisa meluapkan sungai, lalu menjadikannya lautan,
mungkin aku lah orang yang benar-benar beruntung.”
“Kenapa?” Tanyaku. Bodohnya aku kala itu, tak memperhatikan ekspresinya. Aku
terlalu asyik dengan novel di hadapanku.
“Karena, mungkin hanya aku yang dapat berlayar menuju dermaga hatimu.”
Hening. Ia menatapku dalam. Seulas senyum tersampir. Ia mengetuk-ngetuk
meja. Tak pernah kupahami apa isi otaknya, aku hanya tahu dia telah mengambil
beberapa detik nafasku saat itu. Kami bungkam. Aku bungkam. Berbayang-bayang
getar tercipta, di antara kami.
Itu kali pertama kesadaranku tertelan. Aku telah kalah telak. Hanya
karena sebuah hayalan bertabur imaji, untuk kali kedua aku terjatuh. Jatuh
dalam palung hatinya. Rasaku seakan membeku. Membiarkan semuanya luruh dalam
beribu kata janji.
Tiap episode yang dialami memang sulit terlukiskan. Bagai dibuai asmara,
larut dalam suasana tak berupa.
“Berbicara masalah cinta, kala itu
kau dan aku hanya sepasang kasih biasa dengan cinta yang sederhana.”
Terlalu sulit memaknai keadaan. Jika dihitung, telah ribuan kali aku luluh
karna lisannya.
Tiap hari sehelai kertas hijau ia selipkan di buku tulisku. Isinya hanya
kata-kata atau sebaris puisi buatannya. Terkadang aku hanya tersenyum sendiri
membaca kertas-kertas itu. Lalu, mengumpulkannya dalam sebuah kotak kado kecil.
Suatu saat aku akan menggelar kertas-kertas hijau itu di hadapannya. Membisikinya
pelan tentang berbait-bait puisi yang telah ia gores di hatiku selama setahun
lebih. Lalu, menikmati senja bersama, aku tahu ia menyukai senja dan kurasa aku
pun tak jauh berbeda dengannya.
Aku ingat. Ketika ia menggodaku di depan kelas sepulang sekolah, dengan
sebuah novel bersampul bidadari. Tepat di tanggal itu, 28 Desember, kau
menghadiahkannya padaku. “Aku tahu ini bukan hari ulang tahunmu.” Bisiknya. Ia
menggenggam tanganku erat untuk kali pertama. Aku tak banyak bertanya. Terlalu
tabu untuk menanyakan alasannya saat itu.
Dan aku tahu, cepat atau lambat aku akan tahu alasannya. Seperti hujan
bulan Januari kala itu. Seperti yang sudah-sudah, malam tahun baru identik
dengan kembang api. Kami memutuskan merayakannya. Hanya sesuatu yang sederhana.
Sebelum ia menyalakan kembang api terakhir yang kami punya, ia berkata
padaku “Bila.. Apa yang kamu pinta untuk tahun depan?”
“Aku mau kita selalu bersama.” Bisikku.
“Baiklah, ucapkan sekali lagi ya…” Pintanya. Lalu, ia menyulutkan api.
Aku kemudian menutup mataku seraya berdoa tentang kami, tentang seuntai kasih
yang saling tersemat di antara kami.
Ketika kubuka mataku, kembang api meluncur lalu pecah di udara. Begitu indah.
Sangat indah untuk sebuah perpisahan Januari kala itu.
Selepas Januari. Ketika itu ayahnya
memutuskan melanjutkan program sastra Inggris. Ia memilih pergi ke negeri
kangguru jauh melewati perbatasan paling timur Indonesia. Bagaimana pun, ia
hanya punya ayah. Tak cukup alasan untuk mengelak. Ia pun melanjutkan
sekolahnya di sana. Keputusan yang terlalu sulit untuknya, terlebih untukku.
Kau tahu kenapa? Sebab kehilangan orang kita sayang tak jauh beda dengan
merelakannya pergi bersama orang lain. Menyakitkan. Saat itu juga aku merasakan
kehilangan untuk pertama kalinya.
“Nabil! Ngapain di sini? Mau hujan nih! Ayo masuk.” Lelaki itu menarik
tanganku, aku hanya menurut.
Kubiarkan sms itu. Walau aku tahu, tak pernah ada satu orang pun yang
memanggilku ‘Bila’, selain… ‘bulan senja’. Sudah setahun lebih kenangan itu
sirna. Benar kata orang, waktu bisa mengubah segalanya. Bahkan aku tak ingat di
mana aku menyimpan kotak kado kecil berisi kertas-kertas hijau kala aku
bersamanya. Novel bersampul bidadari itu pun sudah aku berikan pada sepupuku.
Kuharap, hanya ingatan-ingatan sederhana tentangmu saja yang menjadi kenangan
terakhirku.
Bagiku, kini tak penting lagi tentang laki-laki itu, laki-laki yang dulu
kusebut ‘bulan senja’, laki-laki yang memberiku sebuah ‘sketsa bidadari’,
laki-laki yang memanggilku ‘Bila’, juga laki-laki dalam hujan Januari setahun
silam.
Sekarang, yang terpenting hanyalah seorang kakak sekaligus kekasih yang
saat ini berada di sampingku. Aku menyayanginya, dan kupikir ia pun begitu.
“Nabilaa…”
“Iya. Ada apa, kak.”
“Dengarkan ya…”
Aku duduk manis di sampingnya. Hujan
masih meniupkan angin. Menerbangkan sudut jilbabku. Samar-samar ia membacakan
sesuatu dari buku yang dibawanya,
“Senyummu adalah sekuntum pelangi merah yang mampu redakan hujan duka
dalam hatiku, selalu ramah menyapa walau tanpa kata, selalu berkisah tentang
indahnya damai yang tak pernah usai.”
Batinku mengiyakan. Dan nama itu: Bila, hanya akan kukenang sendiri.
Mungkin terlalu sulit melupakannya. Namun, sulit bukan berarti tidak mungkin?
Aku akan mencoba. Aku bisa. Dan bagiku, tak pernah ada kata terlambat untuk
mengawalinya–sesuatu yang kusebut cinta–lagi.
SUMPAH!! INI BUKU YANG MENGINSPIRASI AKU BUAT NULIS PERTAMA KALINYA.
Sayangnya, waktu itu aku cuma pinjem :'( Sampe sekarang aku masih rindu sama ini buku. LAMAA BANGET udah, broo..
Sinopsis:
Mulai halaman pertama sampe halaman terakhir, buku ini bakal bikin kita nggak brenti-brenti ketawa. Abis, ngocol banget sih! Nyeritain tentang lima cowok murid SMA 1003 - Bobi, Iping, Tarik, Ego, Lantang - yang tingkahnya culun-culun, nyebelin, norak, nekat, tapi memikat.
Misalnya aja nih, suatu ketika mereka semua naksir cewek bernama Manis. Bobi and the gank rame-rame maen ke rumah tu cewek. Eh, ternyata si Manis punya tiga kakak atlet semua. Yang pertama petinju, yang kedua atlet panahan, dan satunya lagi atlet tolak peluru. Sebel nggak sih, bukannya dikasih kesempatan ngobrol sama si Manis, mereka malah diajak latihan sama ketiga abangnya sampe muka mereka pada biru sebiru-birunya, hihihi...
Asyiknya lagi, di buku ini kamu juga bisa dapetin banyak tebak-tebakan yang gokil abisss. Pokoknya baca aja deh, dan tertawalah. Kata ahli kecantikan, banyak tertawa akan membuat kulit pipimu kencang, bebas kerut, elastis, segar, halus bagaikan kulit bayi!
Aku baru selesai baca Coming Home nih, guys. Sebenarnya temenku-Aulia & Algia-yang nemu ini :* Dan itu yang terakhir. Gimana ya? Kalau dibilang suka, Lumayan. ^^ Ini novel ceritanya hampir mirip sama kisah temenku, banget malah. Jadi, agak tergugah dan termotivasi sama novelnya.
Dan yang paling aku suka: Cover sama pembatas buku-nya. Di covernya tertulis:
Karena aku percaya,
tak pernah ada kata salah
untuk cinta... Cover belakangnya juga keren!! Banget malah. Dan kata-kata itulah yg bikin para penikmat novel penasaran waktu membaca covernya. Terlebih gagasmedia emang jago men-desain covernya :D
Hidup sendiriiri ternyata lebih gampang
diucapkan ketimbang dijalani.
Mencari orang untuk dicintai
sepenuh hati
juga
tak kalah rumitnya.
Tapi, tak ada yang lebih sulit
daripada jatuh cinta
1.Ini
adalah pepatah lama, tetapi tetap dipercaya hingga sekarang yaitu, Surga di
telapak kaki ibu. Nggak usah buru-buru ngintip kaki ibu lo deh, bukan begitu
caranya untuk menemukan surga itu.
2.Perempuanlah
yang bisa membawa kehidupan baru ke dunia ini. Hamil selama sembilan bulan,
melahirkan yang prosesnya nyawa jadi taruhan… Wihh! Hanya Arnold
Senengmainanggar dalam film Junior, laki-laki yang bisa melahirkan.
3.Cewe
bisa bebas bergandengan tangan dengan sahabat dan teman cewe. Apa jadinya kalo
dua orang laki-laki kedpatan melakukan itu?? Hhahaha :D langsung deh itu laki
berubah menjadi seleb yang digosipin dan jadi topic rumpian.
4.Datang
bulan (haid) kadang bisa dimanfaatkan. Lagi ujan deras dan pengen di kamar
seharian? Tinggal bilang nggak bisa masuk sekolah karena lagi sakit dating
bulan. Coba aja laki-laki yg menggunakan lasan yang sama, pasti dianggap sudah
sinting!
5.Perempuan
punya temen unik. Tau nggak sih? Menyenangkan banget loh berteman dengan maho…
Apalagi maho yg up to date gituu. Bisa ngobrol seru sama mereka tentang mascara
yg paling oke, hair style yg paling keren, juga mereka adalah pengamat dan
advisor mode yg paling jitu.
6.Nggak
ada rambut-rambut yang tumbuh di wajah setiap pagi. Artinya, nggak perlu
menyiksa diri dulu dengan pisau cukur, shaving foam, after-shave sebelum keluar
rumah. Lo perlu loh berterimakasih untuk hal yg satu ini ;)
7.Mau
rambut panjang, ikal, pendek, lurus… Semuanya terserah! Perempuan punya hak
eksklusif untuk menata rambut supaya terlihat menawan. Bahkan untuk model
rambut paling ekstrem sekalipun. Nggak kayak laki-laki, paling Cuma bisa
bereksperimen dengan wax untuk rambut pendeknya.
8.Senang-senang
tapi tanpa keluar uang? Bisa! Pasti tau dong yang namanya Ladies Nite… Datang,
gratis biaya masuk dan dapat minuman. Minuman gratis kedua akan menyusul
setelah lo flirting dengan cwok yang di sebelah. Well, jangan pernah ngelakuin
yang nomor 8 ini. Karena nggak baik yang suka clubbing dan kamu mesti SAY NO TO ALCOHOL…!
9.Dapet
cincin berlian pas dilamar. Meski mungkin nggak sebagus punya selb-seleb
Hollywood, tetap aja itu adalah benda yang bikin surprise.
10.Bergaya,
tapi tetap hemat. Habis beli sling bag, habis beli gaun baru, habis beli
bangles baru, pokoknya budget terkuras habis deh… tapiii, lo masih bisa tetep
kencan di tempat yang lo suka tanpa perlu mengeluarkan dompet. Cukup tersenyum,
ucapkan kalimat manis ke doski dan selamat menikmati kencan. Biarkan urusan
pembayaran biaya kencan menjadi hak prerogative doski (kan kita lagi sangat
menghormati laki-laki) Wkwkw…
11.Intuisi
perempuan lebih tajam disbanding laki-laki. Cewek biasanya tahu kalau
pasangannya mulai bertingkah aneh-aneh di belakang. Jangan heran kalo elo
cowok-cowok pas lagi berduaan sama cwek lain, suka mendadak dapat telp dari
pasangan lo kann??
12.Bila
ban motor/mobil lo mendadak kempes. Susah memang memaduka jari lentik hasil
french manicure dengan dongkrak, tapi.. lo bisa punya cara yg mudah untuk
mengantinya. Cuup keluar dari mobil dan pasang pose terbaik maka bala bantuan
akan mengalir deras. Note: Untuk yg berpenampakan nenek lampir, kayaknya ini
nggak berlaku deh.
13.Perempuan
pinter banget memadukan busana. Dijamin, nggak akan ada laki-laki yg berani
tampil di depan umum dengan tanktop motif cerah perpaduan warna fuschia dan
kunig atau pakai celana skinny biru dari bahan kulit yang mengkilap blink
blink.
14.Ladies
first. Dua kata sederhana ini membuktikan bahwa perempuan selalu didahulukan
daripada kaum laki-laki. Tapi kok sekarang banyak laki-laki nggak malu bersaing
rebutan sama perempuan, misalnya pas mau antri bayar belanjaan di kasir
supermarket yakhh??
15.Bosen
mengenakan wewangian yang aromanya feminim? Tenang!! Lo masih bisa make parfum
pria yg wanginya maskulin. Ntar jatohnya akan terkesan sensual di body lo. Coba
kalo cwok yang makai wewangian feminim? Hahahahahaha… orientasi sexnya perlu
dipertanyakan tuh.
16.Iyaaaahhh,
Laki-laki emang terkenal pintar nyetir. Tapi, lo tenang aja klo cara nyetir lo
diketawain. Cuma perempuan yg bisa pakai akselerasi sambil make sepokat
high-heels. Ready, get set, and go!!
17.Perempuan
lebih kuat. Nggak percaya? Cuma perempuan yg bisa muterin mall seharian sambil
nenteng 10 kantong belanjaan dengan hati riang gembira hingga fajar tenggelam
ke ufuk barat. Coba kalau cwok yg disuruh bawa, pasti ngomel tuh :p belom lagi…
Cuma cewek yg sanggup membawa dua gunung dan satu taman sekaligus seumur
hidupnya.
18.Pernah
dengar Rumah Sakit Ibu dan Anak? Sayang yaa.. Belom ada tuh yg namanya rumah
sakit bapak dan anak. Hari ibu juga, nggak ada hari bapak!
19.Perempuan
punya rangkaian perawatan tubuh dan tat arias super lengkap. Mulai dari alas
bedak berbagai warna hingga varian2 body lotion. Produk sejenis terbilang masih
jarang untuk laki-laki. Nggak heran kalo perempuan selalu tampil ekstra memikat
dan memiliki kulit yg lebih halus dibanding laki-laki.[]
► "Being myself a guideline to achieve something that I thought was beyond my limits"
► "Always wanted to be the best anytime, anywhere"
♫ "Peu importe l'intimidateur moi, vous parlez, j'ai acheté. Je suis gronder, vous laver avec une réalisation sourire"♪♫